Menjadi Seorang Yatim Kehilangan Ayah, Bersandar pada Bunda Pernahkah kita kunjungi Yatim..?

Menjadi Seorang Yatim
Kehilangan Ayah, Bersandar pada Bunda
Pernahkah kita kunjungi Yatim..?
.
Terkadang mereka sesekali teringat sosok Ayah, merasa terasingkan hidup di asrama Yatim dgn segala keterbatasan, ini semua seperti mimpi, namun qadarullaah (takdir) yang sudah ditetapkan.
Belum lagi berita duka terus terdengar ditelinga kita, ribuan anak menjadi yatim dalam sehari.
Ajuan menjadi santri bertambah, Pandemi Covid-19 membuat sejumlah anak harus kehilangan orang tua mereka karena terinfeksi virus corona.
Pilunya jumlah anak yang menjadi yatim kini terus bertambah dan meningkat. Pandemi ini menyisakan duka dan luka untuk kita semua, terutama mereka yang kehilangan orang tersayang.
Sahabat,
Kalau bukan kita yang peduli untuk mereka, siapa lagi?
Kita adalah yg diharapkan sebagai perantara kebaikan dari jerih keringat kita.
Ayah bahkan Ibu mereka sudah tak ada.
Yuk Hapus Duka Yatim melalui Infaq Pendidikan :
Bank Muamalat
Kode bank 147
457.000.1478
A.n Yayasan Bina Yatim Dhuafaa
Konfirmasi : 082123003001
🌐 Instagram : @Peduli.yatim
🌐 Youtube : sunnahpeduliyatim
🌐 Fanspage : Peduli Yatim
Mungkin gambar satu orang atau lebih, kerudung dan teks

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1
Sapa Kami, Terhubung WA Admin
Ahlan wa sahlan, Anda bisa kirim pesan disini !